Asian Language School

2 Oktober 2018

7 Fakta Menarik Mengenai Bahasa Mandarin Untuk Pemula 


Bagi Anda yang ingin belajar bahasa Mandarin, tentu ada ingin tahu seperti apa bahasa Mandarin itu, apa bedanya dengan bahasa Indonesia. Berikut fakta-fakta menarik mengenai bahasa Mandarin untuk pemula.

Mandarin for Beginners

Apa itu bahasa Mandarin?

Bahasa Mandarin sebenarnya adalah salah satu dialek utama negara Cina. Dialek ini merupakan bahasa resmi negara Cina, yang disebut juga Putonghua. Dialek utama lainnya adalah dialek Kanton, Shanghai, Minbei, Minnan, Xiang, Gan dan Hakka.

Dimana digunakan bahasa Mandarin?

Bahasa Mandarin digunakan oleh majoritas penduduk Cina dan merupakan bahasa resmi yang digunakan di tempat kerja dan sekolah. Bahasa Mandarin juga digunakan di Taiwan dan Singapura, meskipun ada perbedaan dalam kosakata dan logat. Dialek Kanton lebih digunakan di Guangdong dan Hong Kong dalam kehidupan sehari-hari. Di kota besar seperti Beijing, lebih banyak orang yang menggunakan Putonghua karena banyak pekerja dari luar daerah.

Bahasa tonal

Bahasa Mandarin dikenal sebagai bahasa tonal. Suku kata yang berbunyi sama tapi bernada beda mempunyai arti yang berbeda. Dalam bahasa Mandarin, ada empat nada (nada pertama, nada kedua, nada ketiga, nada keempat) dan satu nada netral. Setiap kata dalam bahasa Mandarin hanya mengandung sata suku kata – berbeda dengan bahasa Indonesia di mana satu kata bisa mengandung beberapa suku kata. Setiap suku kata mempunyai satu nada. Nada ini bisa berubah tergantung suku kata di depan atau di belakangnya.

Berikut contoh ayat belit lidah yang sering digunakan untuk belajar bahasa Mandarin untuk pemula:

四是四,十是十。

sì shì sì, shí shì shí.

十四是十四, 四十是四十。

shísì shì shísì, sìshí shì sìshí.

四不是十,十不是四。

sì búshì shí, shí búshì sì.

十四不是四十,四十不是十四。

shísì búshì sìshí, sìshí búshì shísì.

Translasi:
Empat adalah empat, sepuluh adalah sepuluh.
Empat belas adalah empat belas, empat puluh adalah empat puluh.
Empat bukan sepuluh, sepuluh bukan empat.
Empat belas bukan empat puluh, empat puluh bukan empat belas.

Huruf Cina

Bahasa Cina mengandung karakter logografis, artinya suatu simbol digunakan untuk menandakan suatu huruf. Setiap huruf hanya mempunyai satu suku kata. Hanya sebagian kecil dari huruf Cina berasal dari gambar atau tanda – kebanyakan huruf Cina merupakan gabungan dari symbol-simbol tersebut. Tulisan huruf Cina mengikuti aturan khusus (dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, dan sebagainya). Setiap huruf mempunyai jumlah garisan tertentu dan jumlah garis ini digunakan untuk mengklasifikasi huruf tersebut dalam kamus Cina. Misalnya, huruf 一 (arti: satu) mempunyai 1 garis, sedangkan huruf 二 (arti: dua) mempunyai 2 garis. Setiap huruf juga mengandung radikal, yang memberikan makna dari huruf tersebut. Misalnya, huruf 妈 (arti: ibu) mengandung radikal 女 yang artinya wanita. Huruf Cina juga digunakan dalam bahasa Jepang, yang disebut kanji, dan bahasa Korea, yang disebut hanja.

Pinyin

Pinyin adalah huruf Cina yang ditulis dalam bahasa Romawi yang dikembangkan tahun 1950an untuk mengajar bahasa Cina kepada orang asing. Pinyin meggunakan abjad latin dan tanda nada. Meskipun pinyin ditulis dalam abjad latin, ia mempunyai cara baca khusus yang tidak bisa disamakan dengan bahasa Eropa. Pinyin sangat berguna untuk mengajar bahasa Mandarin untuk pemula. Dengan menggunakan pinyin, pelajar bisa belajar percakapan Mandarin tanpa mempelajari tulisan Cina. Pinyin juga digunakan untuk mengetik di komputer dan telepon pintar.

Tulisan Cina Tradisional dan Tulisan Cina Mudah

Tulisan Cina mudah sekarang digunakan di negara Cina sedangkan tulisan Cina tradisional digunakan di Taiwan. Pada awalnya, tulisan Cina tradisional digunakan di Cina tetapi diganti dengan tulisan Cina mudah pada tahun 1950an untuk meningkatkan literasi. Tidak semua huruf berbeda dalam kedua tulisan. Misalnya saja, dalam 100 huruf Cina yang paling sering digunakan, hanya 24 huruf yang berbeda, 76 huruf sama dalam tulisan Cina tradisional dan mudah.

Berapa lama seseorang harus belajar untuk menguasai bahasa Mandarin?

Seorang anak Sekolah Dasar mengenal sekitar 1000 kosakata bahasa Mandarin, sedangkan seorang lulusan SMA mengenal sekitar 2000 kosakata bahasa Mandarin. Apabila bahasa pertama pelajar menggunakan abjad Romawi, akan lebih sukar mempelajari bahasa Mandarin yang menggunakan huruf logografis. Dengan menggunakan pinyin pun, pelajar masih harus memakari bunyi-bunyi dan nada-nada asing. Kemudian, tata bahasa bahasa Mandarin berbeda dengan bahasa Indonesia. Tetapi jangan khawatir, dengan pelajaran reguler, seorang pelajar dewasa pun masih bisa belajar bahasa Mandarin. Tentu saja, dengan komitken tiga sampai lima tahun tergantung kemampuan individu, pelajar bisa menguasai bahasa Mandarin setidaknya untuk percakapan sehari-hari.

Ingin belajar bahasa Mandarin? Silakan cari tahu lebih lanjut kursus bahasa Mandarin kami dan klik tombol di bawah ini.